Sosialisasi Nilai Kebangsaan, Ketua DPRD Sulsel: Hadapi Covid-19, Masyarakat Harus Bersatu

 

Ketua DPRD, Andi Ina Kartika Sari, SH, M.Si, menggelar sosialsasi nilai-nilai kebangsaan dengan tema Keagamaan, di SMAN 1 Makassar, 18/7. Andi Ina Kartika yang juga merupakan ketua IKA Smansa tersebut memaparkan materinya hampir 60 menit di hadapan guru dan beberapa peserta didik pengurus organanisasi. Kegitan tersebut digelar dengan memenuhi standar protokol  kesehatan yang ketat.

Dalam kegiatan tersebut, Andi Ina menjelaskan tentang nilai nilai kebangsaan yang harus dimiliki dan diaplikasikan oleh setiap individu dalam sosial masyarakat. Menurutnya, nilai yang paling utama yang harus dimiliki saat ini  adalah rasa persatuan dan tenggang rasa, terutama dalam menghadapi tantangan global seperti pandemi virus Covid-19 yang saat ini masih terus membayangi keselamatan masyarakat.

Menurutnya, dibutuhkan persatuan dan kebersamaan serta tekad yang kuat dalam menghadapi masalah tersebut terutama dalam menjalankan dan melaksanakan kebijakan-kebijakan pemerintah dalam upaya meminimalisasi dan memotong mata rantai penyebaran virus tersebut.

“Pemerintah melakukan yang terbaik agar penyebaran virus ini berakhir. Tetapi, kami tidak bisa berbuat apa-apa jika tidak dari kesadaran masyarakat sendiri. Kami di DPRD setiap saat takut sebab kami ada keterbatasan,”jelasnya.

Akibat adanya  serangan Covid-19  yang melanda negeri ini termasuk Sulawesi Selatan pihaknya terpaksa merefokusi anggaran yang semula diperuntukkkan untuk infrastruktur dialihkan untuk penanganan Covid-19. Menurutnya, telah banyak anggaran yang harus disisihkan untuk penanganan Covid 19 ini. Bahkan, telah dua kali pihaknya harus merefokussing anggaran yang diperuntukkan untuk pembiayaan penangananan Covid -19 ini.

“Masyarakat harus dijaga. Yang tidak sakit harus tetap dijaga. Yang sakit harus segera diobati agar segera sembuh. Dan itu pasti butuh ketersediaan anggaran. Kami, untuk yang kedua kalinya, telah merefokussing anggaran,”Ungkapnya.

Ia mengajak masyarakat untuk bersatu dan  bersama bahu-membahu agar memberi pengertian kepada masyarakat lainnya akan pentingnya menjalankan protokol kesehatan, yakni 5 M. Ia juga menghimbau agar masyarakat segera melakukan vaksinasi. Menurutnya, vaksinasi merupakan salah satu langkah dan upaya pemerintah untuk memotong mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

“Target pemerintah untuk vaksinasi yakni 70-80 persen belum terpenuhi. Sementara saat ini yang teraktualisasi  baru sekitar 30 persen saja,”ungkapnya.

Hadir sebagai pemateri yakni Kepala Sekolah SMAN 1 Makassar, Hj Fasdillah S.S.Pd, M.Pd,  dari Babinkantibmas, mewakili Kapolsek Bontoala, Ibtu Hamka Haeruddin, serta Ustadz Drs. Jakir yang juga merupakan guru SMAN 1 Makassar. (rw)

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *